Cara Mendapatkan dan Kegunaan Kredit Tanpa Agunan

June 4, 2020 by No Comments

Kredit tanpa agunan atau yang lebih dikenal dengan KTA merupakan kredit perorangan tanpa agunan atau jaminan kepada calon debitur dari bank yang memenuhi persyaratan. Kredit perbankan ini menjadi salah satu solusi nasabah yang membutuhkan dana cepat. 

Untuk pengajuan aplikasi kredit ini, harus memenuhi syarat utama yaitu WNI dan berdomisili di Indonesia, minimal berusia 21 tahun dan usia saat kredit lunas adalah 55 tahun, memiliki pekerjaan dan penghasilan minimal Rp 2.500.000 (berbeda setiap wilayah).

Sebelum mendapatkan kredit tanpa agunan, harus melakukan beberapa tahap, yaitu:

  1. Menentukan bank pilihan Anda yang sesuai dengan kebutuhan.
  2. Memiliki kredit akan menjadi poin lebih karena bank dapat mengontrol pola pembayaran calon nasabah.
  3. Mempersiapkan syarat yang dibutuhkan antara lain fotokopi identitas diri, fotokopi surat nikah jika sudah berkeluarga, fotokopi NPWP, salinan rekening 3 bulan terakhir, surat keterangan kerja dan slip gaji (untuk karyawan dan profesional), tagihan kartu kredit terakhir jika ada, salinan SIUP-TDP-NPWP (untuk perusahaan atau wiraswasta), fotokopi izin praktik profesional, salinan laporan keuangan (untuk perusahaan atau wiraswasta).
  4. Mendatangi bank atau daftar online untuk mengajukan kredit.
  5. Verifikasi dan survey yang dilakukan bank baik secara langsung maupun melalui telepon. Verifikasi untuk pengecekan dan survey ke kantor atau rumah.

Setelah tahap verifikasi dan survey, maka yang dapat dilakukan oleh pemohon kredit tanpa agunan adalah menunggu kabar dari pihak bank. Membutuhkan waktu sekitar 1 hingga 2 minggu untuk sampai ke proses pencairan. 

Pihak bank akan menginformasikan kepada Anda mengenai pengajuan kredit tersebut disetujui atau tidak. Jika disetujui maka Anda dapat melakukan pencairan. Lebih baik hubungi bank jika belum ada kelanjutan kabar.

Kredit tanpa agunan atau kredit tanpa jaminan merupakan fasilitas yang diberikan oleh pihak bank dan disediakan untuk nasabah yang membutuhkan dana tunai yang sangat flexible untuk berbagai keperluan, seperti:

  • Biaya pendidikan.
  • Tambahan modal untuk usaha yang sedang berkembang dan membutuhkan dana yang besar.
  • Merenovasi rumah.
  • Biaya pengobatan dan operasi.
  • Biaya pernikahan.